Contoh teks sungkeman acara perpisahan kelas 6

Dalam acara perpisahan kelas 6 akan semakin berkesan jika dilengkapi dengan acara sungkeman antara murid dengan orang tuanya, sebagai salah satu wujud bakti anak kepada orang tuanya.Agar acara sungkeman berjalan lebih khidmad, perlu diiringi musik atau lantunan sholawat yang menyayat hati agar peserta sungkeman hanyut dalam susana hati yang mengharu biru. Rangkaian kata-kata indah juga disajikan pada saat acara berlangsung. Kata- kata yang berisi curahan hati dari pihak orang tua maupun dari anaknya. Berikut saya sajikan contoh teks sungkeman, semoga menginspirasi dan bermanfaat.

Assalamualaikum Wr. Wb.

Bapak Ibu sekalian,

Di hari yang penuh suka cita ini marilah kita abadikan dengan acar sungkeman sebagai wujud bakti ananda kepada orang tua.

Marilah kita bersama memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNya kepada kita sehingga kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal afiat.

Monggo Bapak Ibu, kami persilahkan berdiri dan menyambut sang buah hati. Sambutlah mereka dengan penuh suka cita, peluk erat seraya ucapkan "Selamat" karena anada telah berhasil menyelesaikan tugas mulianya belajar di MI NU Jatirejo, menjadi pribadi yang luas ilmunya, santun tutur katanya, serta baik akhlaknya.

6 tahun sudah ditempuhnya, tak terasa waktu berjalan begitu cepat. Semoga Ananda semua mendapatkan ilmu manfaat dan limpahan keberkahan dalam hidupnya, Amin ya Robbal alamin....

Bapak Ibu...

kami persilahkan duduk kembali, anakku ...bersimpuhlah dihadapan bapak ibumu, raihlah kedua tangannya. Buka telapak tangan itu,lihatlah Nak, guratan yang ada di telapak tangan itu, yang telah bersusah payah membesarkanmu.

Anakku, tangan itu yang telah menyuapimu saat kau masih bayi, saat engkau belum bisa apa2, saat engkau hanya bisa menangis, mereka selalu ada untukmu

lelah tak dirasanya

sakit tak dihiraukannya

Bapak, Ibu...

Peganglah wajah putra putrimu

ttaplah wajah polosnya

di sana ada senyum terkulum, seakan berkata :

Ibu, ayah, jangan bersedih ya..

jangan menangis lagi ya..,

Semua kan baik-baik saja, ada aku di sini, kalian tidak sendiri. Aku tahu kalian lelah...aku tahu kalian memikul beban berat di pundak

ibu, Ayah... tersenyum ya..

Sehat terus ya...

Anakku ciumlah tangan ayah ibumu...

ucapkan terima kasih kepadanya

Ibu...Ayah...Terima kasih

Terima kasih atas segala pengorbananmu

Maafkan aku yang belum bisa membalas segala kebaikanmu...

Bapak, Ibu...

Rasakan genggaman lembut tangan mungil putra putrimu

Setiap mereka ditanya :

Nak, siapa orang yang paling baik di dunia ini?

Mereka lantang menjawab,"Ibu ku'

Nak, Siapa orang yang paling hebat di dunia ini?

Mereka tegas menjawab, "Ayah ku"

Mereka begitu bangga memiliki orang tua seperti panjenengan semua

Bapak, Ibu...

Ketahuilah...

Tangan mungil itu yang akan memapahmu ketika kau mulai menua

Tubuh yang mungil itu yang kelak akan memapahmu ketika tubuhmu mulai renta

suara lembutnya yang akan mengisi hari harimu yang sepi

Merekayang akan memebisikkan kalimat thoyyibah di telingamu saat kau terbaring lemah menghadapi sakaratul maut,

asyhaduanla ilaa haillallah, Wasyhaduanna Muhammadarrosulullah

Laa ila haillallah 3x

Astaghfirullahaladhim 3x

Mereka yang akan mendampingimu kelak selama di Mekah

mereka yang akan mengajakmu ziarah ke makam Rosulullah

Amiin, amiin, Ya Robbal alamiin...

Bapak, Ibu...

anak adalah amanah, kelak kita akan dimintai pertanggung jawaban atasnya

Sudahkah kita siap untuk menyampaikan kabar bahagia bahwa mereka hidup baahagia dalam asuhan kita. sudahkah kita mendidik mereka untuk dekat dengan Tuhannya. Mendidik mereka tentang hidup dan kehidupan setelah mati

sang pemilik akan menanyakan itu kepada kita

Anak-anakku...rasanya cepat sekali kau besar

Rasanya ibu dan ayahmu ingin selalu menimangmu

rindu mendengar celoteh manjamu,

kami tahu bukan kamurewel atau bandel

kamu hanya ingin kami perhatikan

kamu ingin kita semakin dekat

tapi kami yang belum bisa sepenuhnya meluangkan waktu untukmu

kami selalu sibuk dengan pekerjaan dan mengabaikan rengekanmu

kini kami sadar...

kami adalah orang tua yang masih harus belajar lagi

belajar menjadi orang tua yang lebih baik lagi

tidak bisa kami bayangkan ketika kami harus meninggalkanmu lebih dulu

bagaimana nanti kalau kalian rindu bersama-sama denganku?

bagaimana kalian bisa melewati semuanya sendirian?

Anak anakku...

Umur adalah rahasia ilahi, kita tidak tahu kapan akan kembali pualang

besok, lusa , atau tahun depan

selagi umur masih di kandung badan, sayangilah kedua orang tuamu

buatlah mereka bangga dengan prestasimu

tenangkan hatinya dengan kesalihanmu

Anak-anakku..

Terima kasih, kalian telah menjadi bagian dari madrasah ini

Selamat jalan Nak,

Selamat meneruskan perjuangan.

jalanmu masih sangat panjang

Hanya Do'a yang dapat kami panjatkan untuk mengiringi langkahmu

Selamat, semoga di sekolah yang baru, kalian dapat menjaga nama baik almamater kita tercinta. Serta dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi

Akhirul kalam,

Wassalamualaikum Wr.Wb. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini